Connect with us

Daerah

Kapoldasu Apresiasi Penangkapan Kurir Sabu 57 Kg Dan 5000 Ekstasi

Published

on

BAGIKAN :

DN, Asahan-Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menyatakan hukuman kepada kurir sabu 57 kg dan 5.000 butir pil extasi harus dihukum maksimal.

“Mudah-mudahan ini menjadi hukuman yang paling maksimal karena jumlahnya cukup besar,” kata Kapoldasu saat melakukan konferensi pers di Polres Asahan, Jumat (23/04/2021).

Kapoldasu yang didampingi Anggota Komisi III DPRD RI, Hinca Panjaitan, menjelaskan, pihak penyidik akan terus melakukan pengembangan sehingga bandarnya bisa terungkap. “kami mohon dukungan dan doa masyarakat sehingga kasus narkoba ini bisa diungkap secara maksimal,” ujar Kapoldasu sembari memberikan apresiasi kepada tim Polres Asahan.

Hinca Panjaitan memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia terutama Polda Sumatra Utara, khususnya kepada Polres Asahan yang menangkap kurir sabu 57 kg.

Atas nama Komisi 3 DPR RI dan mitra Polri, Hinca juga memberi respek kepada Kapolri yang memimpin dengan sangat cepat untuk soal-soal narkoba ini. Kapoldasu yang dalam beberapa waktu sudah turun ke seluruh daerah terutama Asahan, dan khusus untuk Polres Asahan diucapkan terima kasih.

“Saya mohon kita kejar bandarnya,” ungkap politisi Partai Demokrat ini, sembari meminta eksekutif dan legislatif untuk memberi perhatian secara khusus terhadap semua kapal-kapal nelayan yang kecil agar diregister dengan baik.

Kapolres Asahan menyebutkan pengungkapan sabu 57 kg tersebut terungkap di sebuah sampan di Bagan Asahan tanpa pemilik. Namun tim satnarkoba berhasil mengetahui pembawa barang haram tersebut, yakni Harianto warga Bagan Asahan.

Saat dikonfirmasi, Harianto menyatakan dirinya hanya disuruh mengantarkan barang haram tersebut ke Asahan. “Sudah 2 kali saya mengantarkan barang ini. Imbalannya 1 bungkus Rp 2 juta,” kata Harianto, ungkapnya. ( ES).


BAGIKAN :
Baca juga :   Melanggar Prokes, Pembagian BST di Kantor Pos Kisaran Dibubarkan Polisi
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *